Rabu, 16 Juni 2010

MENYIASATI KEJENUHAN DALAM BEKERJA


Wah ….jenuhnya bekerja, emang bikin stress.

Tapi pekerjaan adalah suatu rutinitas yang harus dijalankan oleh setiap manusia untuk memenuhi kebutuhan hidupnya dan keluarga. Tapi jika pekerjaan itu menjadi jenuh bagaimana ? secara kita juga sering merasakan pekerjaan yang kita kerjakan itu monoton, sehingga kejenuhan itu timbul dan dirasakan oleh setiap para pekerja.
Memang bekerja atau tidak setiap manusia itu pasti akan merasakan kejenuhan, dan mereka pasti mempunyai masing-masing cara untuk menghilangkan kejenuhan itu sendiri.
Terus bagaimana cara menghilangkan kejenuhan yang dimaksudkan ?
Pertama-tama dalam pekerjaan kita saat ini, apa tujuan kita bekerja di tempat kerja yang sekarang dijalani ? kenapa memilih pekerjaan seperti sekarang ini ? apa kita sudah merasa cukup nyaman dengan apa yang dikerjakan dan apakah sudah puas dengan apa yang dihasilkan dari bekerja seperti sekarang ini ?
Pertanyaan yang mudah di jawab bukan ? tapi, dengan menjawab pertanyaan di atas kita akan sedikit mengetahui apa yang menjadi titik kejenuhan kita dalam menjalankan pekerjaan. Untuk mencobanya kita coba bahas satu persatu.
Ini hanyalah sebuah contoh kecil yang sering dialami.
1. Apa tujuan kita bekerja di tempat kerja yang sekarang dijalani ?
Misalnya :
Tujuan kita bekerja tidak lain hanyalah untuk mencari uang agar kita bisa memenuhi kebutuhan hidup kita dan keluarga. Bagi yang belum berkeluarga mungkin bisa meringankan beban orang tua dan sebagainya.
Saya adalah seorang tukang ngetik, dalam menjalankan usaha, banyaknya penghasilan atau banyaknya kesibukan biasanya membuat saya menjadi lebih semangat, tapi pada saat kita tidak mempunyai banyak pekerjaan kita malah menjadi jenuh. Jadi dalam hal ini bagaimana cara mengatasinya ? saran saya, pertama kita harus meyakinkan diri bahwa jika kita mau bekerja kita pasti akan mendapatkan rezeki, terus apabila tidak ada pekerjaan, cari kesibukan lain diluar pekerjaan yang biasanya, misalnya, pada saat kita tidak ada pekerjaan cobalah perhatikan lingkungan sekitar pasti masih banyak yang mesti kita kerjakan, contoh membereskan tempat kerja agar terlihat lebih nyaman atau membereskan alat kerja sesuai dengan tempatnya, agar pada saat dibutuhkan tidak sulit dicari. Kuncinya jalankan semua pekerjaan yang dijalani dengan penuh ketulusan, agar hati selalu tulus mengerjakan sesuatu.
2. Kenapa memilih pekerjaan seperti sekarang ini ?
Misalnya :
Saya adalah seorang tukang ngetik Alasan kenapa saya memilih pekerjaan ini adalah karena saya mempunyai keterampilan mengetik dengan 10 jari, yang saya yakin bisa menghasilkan uang. Karena kecintaan saya akan pekerjaan ini, sampai saat ini saya masih duduk menunggu para pelanggan yang mau menggunakan jasa saya untuk mengetikkan pekerjaan mereka. Dan karena kecintaan saya pula sekarang saya bisa memberikan artikel ini. Jadi Kuncinya jalankan semua pekerjaan yang dijalani dengan penuh kecintaan, agar pikiran selalu mampu menuangkan ide-ide untuk mengisi waktu luang menjadi penuh makna.
3. Apa kita sudah merasa cukup nyaman dengan apa yang dikerjakan dan apakah sudah puas dengan apa yang dihasilkan dari bekerja seperti sekarang ini ?
Nah pertanyaan ini merupakan kesimpulan dari semua pertanyaan di atas.
Pada saat melakukan pekerjaan mengapa kita harus merasakan cinta dengan pekerjaan kita? karena dengan penuh kecintaan maka kita akan menjadi nyaman dengan pekerjaan itu ? dan tidak akan mengalami kejenuhan, karena setiap detik dan menitnya selalu diisi dengan hal-hal yang menyangkut pekerjaannya itu.
Pada saat kita melakukan pekerjaan mengapa kita harus tulus dalam menjalankannya ? karena jika kita menjalankan pekerjaan yang kita jalani dengan penuh ketulusan maka kita akan merasakan kepuasan dari hasil yang kita dapatkan. Banyak sedikitnya pengasilan dan bagus tidaknya pekerjaan jika kita ikhlas maka kita akan merasakan kepuasan yang sangat. Ingat!!! Sedikit banyak dan bagus tidaknya hasil yang dicapai bukan dinilai dari apa yang dihasilkan tapi proses untuk mencapainya.

Cintailah pekerjaan dengan tulus agar mampu mencapai kepuasan.
Semoga bermanfaat, dan selalu jadikan ngetik itu asyik.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar